Kamis, 04 Juni 2015

Pemain Gitar Abad Ke-19 Ini Adalah Pencipta Lagu Tema Nokia

Pernah terpikir, ga? Kalau ternyata ringtone Nokia yang legendaris itu ternyata adalah bagian dari sebuah lagu yang dimainkan oleh pemain gitar di abad 19? Penggalan lagu tersebuat dibuat sebagai ringtone sejak Nokia 2210 di tahun 1994.

Adalah Francisco Tartigo, seorang pemain gitar yang hidup pada abad 19, membuat sebuah lagu berjudul "Gran Vals". Potongan lagu yang kemudian menjadi ringtone Nokia terdengar dua kali dalam lagi tersebut masing-masing selama 10 detik.

Sebelumnya oleh Nokia potongan lagu tersebut dibuat untuk sebuah iklan promosi Nokia pada 1994. Yang kemudian mulai dimasukkan sebagai ringtone Nokia yang legendaris itu.

Coba lihat videonya ;-)


Perhatikan dengan seksama. Akan terdengar nada yang tak asing pada menit 0.12 dan 2.30.

sumber: siakapkeli.my
lanjut baca "Pemain Gitar Abad Ke-19 Ini Adalah Pencipta Lagu Tema Nokia"

Selasa, 14 April 2015

Bubur Ayam Tidak Diaduk, Sebuah Keyakinan Yang Hakiki


Posting ini adalah sebuah tanggapan terhadap posting dengan judul seperti di atas di www.apaan.co. Mengenai keyakinan orang-orang terhadap bagaimana mereka makan bubur ayam. Beberapa orang makan bubur ayam akan menikmatinya dengan langsung menyendok bubur ayamnya. Dan beberapa orang lain akan mengaduk lebih dulu bubur ayam itu hingga tercampur.

Well saya mungkin termasuk penganut keyakinan yang pertama.
Dalam dunia per-kuliner-an, harus dipahami bahwa makanan adalah hasil olah budaya masyarakat tempat makanan itu berada. Dalam hal ini bubur ayam. Makanan ini telah menjadi sebuah warisan budaya dunia seperti halnya Candi Borobudur. Dalam pembuatanya telah disusun sedemikian rapi dengan bahan-bahan yang diracik sedemikian rupa. Jadi akan lebih menghargai makanan tersebut (dan kokinya) jika kita juga makan dengan cara yang sama.

Bagi saya sendiri makan bubur ayam itu ibarat sebuah mahakarya arsitektur. Saat kita akan menyantap bubur ayam itu ibaratnya kita mulai memasuki bangunan mahakarya arsitektur. Kita mulai dari pintu masuk. Lalu kita melihat di ruang lobby ada furniture2 atau benda yang mempercantik tampilan interiornya. Kalau di bubur ayam kita telah dapat mencium aroma bubur ayam itu secara keeluruhan. Aroma kuahnya, merica (mudah2an tidak bersin), aroma sambalnya. Lalu kita mulai menyeruput sedikit kuahnya. Merasakan dimulut apakah rasanya senikmat tampilannya. Atau kita mulai masuk ke tengah lobi. Di mana di situ terdapat sebuah lampu gantung yang indah. Kita mulai bisa merasakan dan menyerapi keindahan bangunan mulai dari interiornya.

Kemudian kita mulai makan daging suwirnya, cakwe, buburnya itu sndiri, Kadang-kadang kita merasa masih kurang. Maka ditambahlah sambal atau kacang kedele sesuai selera. Ibaratnya kita menambahkan asesoris pada bangunan agar sesuai dengan keinginan kita.

Kita menjelajahi setiap sisi dan interior bangunan tersebut. Merasakan pengalaman ruang di dalamnya. Meresapi. Dan kemudian pada akhirnya kita merasa puas dengan bangunan tersebut.

Lalu tercetuslah kalimat," Aahh.... Kenyang. Alhamdulillah...". Sebagai gambaran ekspresi kita menikmati bangunan (eh.... bubur ayam) itu.

Kalau Anda merasa gedung yang saya maksud terlalu mewah, Kita bisa menganalogikannya dengan rumah kita sendiri. Mulai dari pagar, pintu depan ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar, hingga kamar mandi.

Intinya.... Saat makan bubur ayam resapi dalam benak kita nikmatnya bubur ayam dangan beraneka bahan dan bumbunya.

N akhirnya tetap aja temen ane bilang...... "Gw mah makan yamakan aja. Yang penting perut kenyang.!".
lanjut baca "Bubur Ayam Tidak Diaduk, Sebuah Keyakinan Yang Hakiki"

Jumat, 24 Januari 2014

Jalan-jalan ke Malaysia. Bisa Naik DAMRI.

Perum Damri selama ini kita lebih mengenalnya sebagai angkutan transportasi bandar udara (bandara) dan antar kota. Ternyata sejak tahun 1987, Damri juga menyediakan transportasi ke luar negeri. Rutenya adalah Pontianak-Kuching (Malaysia).

"Kita sudah ada lho Damri ke luar negeri. Itu ada perbatasan dengan Malaysia. Dari Pontianak ke Kuching," ungkap Direktur Utama Damri Suherman Subrata di kantornya, Jalan Matraman, Jakarta, Kamis (23/1/2014). Dikutip dari Detik.com.

Operasional dari rute ini berlangsung setiap hari dengan 6 bus. Suherman mengatakan bus Damri sangat diminati sebagai moda transportasi penyambung kedua negara. "Kita ada 6 bus. Itu operasionalnya setiap hari," ujarnya.

Baca cerita lengkap: finance.detik.com
lanjut baca "Jalan-jalan ke Malaysia. Bisa Naik DAMRI."

Kamis, 14 November 2013

Kawah Putih. Obyek Foto yang Tak Asing di Facebook

Akhirnya sampai juga saya di Kawah Putih, Jawa Barat. Setelah beberapa kali saya mendapati newsfeed FB saya yang menampilkan foto-foto teman saya sedang berpose di Kawah Putih :-P

Jadi apakah Kawah Putih itu?

Ini adalah sebuah obyek wisata di Jawa Barat yang sebenarnya dulu pada masa Belanda adalah sebuah tambang sulfur. Tapi kini tambang tersebut telah ditutup, dan dijadikan obyek wisata oleh pemeraintah daerah setempat.

Kawah Putih terletak di selatan Bandung, dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari Bandung sampai pintu masuk menuju lokasi kawah. Dari pintu masuk hingga ke kawah bisa ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi atau naik odong-odong (sebuah minibus yang dimodifikasi khusus untuk angkutan wisatawan ke lokasi kawah). Akan lebih baik jika Anda mengenakan jaket ketika naik Odong-odong. Karena mobil yang terbuka membuat angin dingin pegunungan bisa langsung mengenai tubuh.

Kebetulan saat itu saya bersama teman saya, Yusuf (Ucup), sedang membawa rombongan wisatawan dari Solok, Sumatra Barat sebanyak 40 orang. Kami pergi mengunjungi Kawah Putih pada hari Kamis (hari kerja). Suasananya sangat nyaman. Lain halnya jika kita ke Kawah Putih hari libur (weekend atau musim liburan).


Pada saat tertentu kawah ini mungkin akan terasa aktif dengan bau sulfur yang menyengat. Terutama pada saat panas terik. Sebelum masuk ke lokasi kawah kita bisa beli masker yang banyak dijual.

Sekarang siapkan kamera. Jepret. Dan... Voila!
Posting fotonya di FB ;-)
(gak banget endingnya.... :-D )

________________________________________________
lanjut baca "Kawah Putih. Obyek Foto yang Tak Asing di Facebook"

Jumat, 12 Juli 2013

Jangan Pernah Membantu Orang Lain Memegangkan Botol Air Mineral Di Bandara

Tidak cuma air mineral, tapi juga untuk benda apapun.

Di facebook saya membaca sebuah postingan menarik dari akun BOEING 737-800. Sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap orang yang bepergian ke mana pun.

Sebuah peringatan ini datang dari salah seorang petugas bandara di AS. Jika Anda harus membeli air mineral botolan di bandara, perhatikan botolnya. Hati-hati dengan botol "jadi-jadian". Atau seseorang dengan setengah memaksa meminta Anda untuk memegangkan botol air mineralnya di pemeriksaan beacukai. Dan ternyata botol itu juga botol "jadi-jadian". Siapapun jangan dipercaya. Apakah itu orang tua, wanita hamil, atau anak-anak. Anda bisa memintanya untuk meletakkannya di lantai lebih dulu. Kalau tidak, salah-salah Anda bisa ditangkap karena kepemilikan narkoba dan sejenisnya.

Jika Anda berada di Singapura atau Dubai, itu berarti Anda akan mendapatkan hukuman mati!

Perhatikan video berikut ini:

lanjut baca "Jangan Pernah Membantu Orang Lain Memegangkan Botol Air Mineral Di Bandara "