Selasa, 14 April 2015

Bubur Ayam Tidak Diaduk, Sebuah Keyakinan Yang Hakiki


Posting ini adalah sebuah tanggapan terhadap posting dengan judul seperti di atas di www.apaan.co. Mengenai keyakinan orang-orang terhadap bagaimana mereka makan bubur ayam. Beberapa orang makan bubur ayam akan menikmatinya dengan langsung menyendok bubur ayamnya. Dan beberapa orang lain akan mengaduk lebih dulu bubur ayam itu hingga tercampur.

Well saya mungkin termasuk penganut keyakinan yang pertama.
Dalam dunia per-kuliner-an, harus dipahami bahwa makanan adalah hasil olah budaya masyarakat tempat makanan itu berada. Dalam hal ini bubur ayam. Makanan ini telah menjadi sebuah warisan budaya dunia seperti halnya Candi Borobudur. Dalam pembuatanya telah disusun sedemikian rapi dengan bahan-bahan yang diracik sedemikian rupa. Jadi akan lebih menghargai makanan tersebut (dan kokinya) jika kita juga makan dengan cara yang sama.

Bagi saya sendiri makan bubur ayam itu ibarat sebuah mahakarya arsitektur. Saat kita akan menyantap bubur ayam itu ibaratnya kita mulai memasuki bangunan mahakarya arsitektur. Kita mulai dari pintu masuk. Lalu kita melihat di ruang lobby ada furniture2 atau benda yang mempercantik tampilan interiornya. Kalau di bubur ayam kita telah dapat mencium aroma bubur ayam itu secara keeluruhan. Aroma kuahnya, merica (mudah2an tidak bersin), aroma sambalnya. Lalu kita mulai menyeruput sedikit kuahnya. Merasakan dimulut apakah rasanya senikmat tampilannya. Atau kita mulai masuk ke tengah lobi. Di mana di situ terdapat sebuah lampu gantung yang indah. Kita mulai bisa merasakan dan menyerapi keindahan bangunan mulai dari interiornya.

Kemudian kita mulai makan daging suwirnya, cakwe, buburnya itu sndiri, Kadang-kadang kita merasa masih kurang. Maka ditambahlah sambal atau kacang kedele sesuai selera. Ibaratnya kita menambahkan asesoris pada bangunan agar sesuai dengan keinginan kita.

Kita menjelajahi setiap sisi dan interior bangunan tersebut. Merasakan pengalaman ruang di dalamnya. Meresapi. Dan kemudian pada akhirnya kita merasa puas dengan bangunan tersebut.

Lalu tercetuslah kalimat," Aahh.... Kenyang. Alhamdulillah...". Sebagai gambaran ekspresi kita menikmati bangunan (eh.... bubur ayam) itu.

Kalau Anda merasa gedung yang saya maksud terlalu mewah, Kita bisa menganalogikannya dengan rumah kita sendiri. Mulai dari pagar, pintu depan ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar, hingga kamar mandi.

Intinya.... Saat makan bubur ayam resapi dalam benak kita nikmatnya bubur ayam dangan beraneka bahan dan bumbunya.

N akhirnya tetap aja temen ane bilang...... "Gw mah makan yamakan aja. Yang penting perut kenyang.!".
lanjut baca "Bubur Ayam Tidak Diaduk, Sebuah Keyakinan Yang Hakiki"

Jumat, 24 Januari 2014

Jalan-jalan ke Malaysia. Bisa Naik DAMRI.

Perum Damri selama ini kita lebih mengenalnya sebagai angkutan transportasi bandar udara (bandara) dan antar kota. Ternyata sejak tahun 1987, Damri juga menyediakan transportasi ke luar negeri. Rutenya adalah Pontianak-Kuching (Malaysia).

"Kita sudah ada lho Damri ke luar negeri. Itu ada perbatasan dengan Malaysia. Dari Pontianak ke Kuching," ungkap Direktur Utama Damri Suherman Subrata di kantornya, Jalan Matraman, Jakarta, Kamis (23/1/2014). Dikutip dari Detik.com.

Operasional dari rute ini berlangsung setiap hari dengan 6 bus. Suherman mengatakan bus Damri sangat diminati sebagai moda transportasi penyambung kedua negara. "Kita ada 6 bus. Itu operasionalnya setiap hari," ujarnya.

Baca cerita lengkap: finance.detik.com
lanjut baca "Jalan-jalan ke Malaysia. Bisa Naik DAMRI."

Kamis, 14 November 2013

Kawah Putih. Obyek Foto yang Tak Asing di Facebook

Akhirnya sampai juga saya di Kawah Putih, Jawa Barat. Setelah beberapa kali saya mendapati newsfeed FB saya yang menampilkan foto-foto teman saya sedang berpose di Kawah Putih :-P

Jadi apakah Kawah Putih itu?

Ini adalah sebuah obyek wisata di Jawa Barat yang sebenarnya dulu pada masa Belanda adalah sebuah tambang sulfur. Tapi kini tambang tersebut telah ditutup, dan dijadikan obyek wisata oleh pemeraintah daerah setempat.

Kawah Putih terletak di selatan Bandung, dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari Bandung sampai pintu masuk menuju lokasi kawah. Dari pintu masuk hingga ke kawah bisa ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi atau naik odong-odong (sebuah minibus yang dimodifikasi khusus untuk angkutan wisatawan ke lokasi kawah). Akan lebih baik jika Anda mengenakan jaket ketika naik Odong-odong. Karena mobil yang terbuka membuat angin dingin pegunungan bisa langsung mengenai tubuh.

Kebetulan saat itu saya bersama teman saya, Yusuf (Ucup), sedang membawa rombongan wisatawan dari Solok, Sumatra Barat sebanyak 40 orang. Kami pergi mengunjungi Kawah Putih pada hari Kamis (hari kerja). Suasananya sangat nyaman. Lain halnya jika kita ke Kawah Putih hari libur (weekend atau musim liburan).


Pada saat tertentu kawah ini mungkin akan terasa aktif dengan bau sulfur yang menyengat. Terutama pada saat panas terik. Sebelum masuk ke lokasi kawah kita bisa beli masker yang banyak dijual.

Sekarang siapkan kamera. Jepret. Dan... Voila!
Posting fotonya di FB ;-)
(gak banget endingnya.... :-D )

________________________________________________
lanjut baca "Kawah Putih. Obyek Foto yang Tak Asing di Facebook"

Jumat, 12 Juli 2013

Jangan Pernah Membantu Orang Lain Memegangkan Botol Air Mineral Di Bandara

Tidak cuma air mineral, tapi juga untuk benda apapun.

Di facebook saya membaca sebuah postingan menarik dari akun BOEING 737-800. Sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap orang yang bepergian ke mana pun.

Sebuah peringatan ini datang dari salah seorang petugas bandara di AS. Jika Anda harus membeli air mineral botolan di bandara, perhatikan botolnya. Hati-hati dengan botol "jadi-jadian". Atau seseorang dengan setengah memaksa meminta Anda untuk memegangkan botol air mineralnya di pemeriksaan beacukai. Dan ternyata botol itu juga botol "jadi-jadian". Siapapun jangan dipercaya. Apakah itu orang tua, wanita hamil, atau anak-anak. Anda bisa memintanya untuk meletakkannya di lantai lebih dulu. Kalau tidak, salah-salah Anda bisa ditangkap karena kepemilikan narkoba dan sejenisnya.

Jika Anda berada di Singapura atau Dubai, itu berarti Anda akan mendapatkan hukuman mati!

Perhatikan video berikut ini:

lanjut baca "Jangan Pernah Membantu Orang Lain Memegangkan Botol Air Mineral Di Bandara "

Minggu, 26 Mei 2013

Meningkatkan Diri Dengan Keluar Dari "Comfort Zone"

GET OUT OF YOUR COMFORT ZONE, NOW!

kootation.com
Kootation.com | Neals Donald Walsch
Comfort Zone. Ya.... Kita sering dengar itu dan tahu maksudnya mau ke arah mana jika kita mendengar istilah itu. Untuk berhasil atau selamat dari "Permainan Kehidupan" kita harus keluar dari zona nyaman kita. Walaupun akan menjadi asing kita di luar zona nyaman itu. Tapi hanya dengan mendorong diri kita untuk melakukan sesuatu yang baru, yang kadang-kadang kita takuti kita dapat mengembangkan dan memperbaiki diri. Langkah pertama untuk mengambil jalan keluar dari zona kenyamanan Kita adalah dengan memutuskan ingin seperti apa dan bagaimana diri kita di masa depan.

Buatlah daftar segala sesuatu yang ingin Kita lakukan atau capai, tempat yang ingin dikunjungi dan apa yang Kita inginkan dari kehidupan. Bila Kita telah menentukan tujuan dan sasaran Kita kemudian dapat mengambil langkah berikutnya dalam membuat hal-hal tersebut menjadi nyata. Berikut adalah beberapa cara di mana Kita dapat melangkah di luar zona kenyamanan Kita.

Citra Diri Kita.
Sesering apa sejak kita lahir Kita merubah penampilan kita? Sudah berapa lama gaya rambut Kita sekarang?  Coba sekarang kita rubah gaya rambut kita untuk langkah awal keluar dari zona nyaman. Buat yang wanita jika sebelumnya rambut panjang tergerai, sekarang oba potong lebih pendek agar kelihatan lebih "Fresh". Dan pria yang sebelumnya gaya rambut konvensional, sekarang bisa mencoba "Crew Cut" yang lebih sederhana dan tak perlu menyisir. Rapikan jenggot. Intinya agar terlihat dan terasa ringan dan lebih PeDe. Atau pakaian Kita. Ganti model juga. Intinya ada banyak cara untuk membuat perubahan kecil dari diri kita dengan memberikan diri Kita tampilan baru dan tampilan baru pada kehidupan, berhenti dan berpikir jika Kita melakukan segala sesuatu yang mungkin dapat dilakukan untuk melihat dan merasakan yang terbaik dan memberikan kepercayaan diri yang meningkatkan dengan membuat perubahan positif bagi citra diri.

Lakukan Sesuatu yang Berbeda
Buatlah daftar hal yang harus dilakukan selama satu minggu ini untuk melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda dengan apa yang biasanya Kita lakukan, bisa apa saja hanya untuk agar Kita keluar dari kebiasaan Kita setidaknya satu hari dalam seminggu. Mulailah dengan membuat perubahan kecil pada awalnya, pergi jalan-jalan ke tempat yang berbeda; ada banyak cara Kita dapat membuat perubahan kecil secara bertahap untuk kehidupan sehari-hari Kita.

Ambil Sebuah Hobi Baru
Ambil sebuah hobi baru dalam hidup, bergabung dengan kelompok komunitas-komunitas pilihan, bertemu banyak orang. Melakukan sesuatu yang berbeda setiap minggu dan memperoleh minat baru adalah cara terbaik untuk bergerak keluar dari zona kenyamanan Kita.

Hadapi Ketakutan Kita
Perubahan bagi sebagian orang tampaknya akan selalu menakutkan ketika pertama kali melangkah keluar hal baru yang tidak diketahui, tapi kita hanya bisa memperbaiki diri dan kehidupan kita dengan menghadapi ketakutan dan melewatinya, setelah Kita menghadapinya maka hal itu menjadi tidak menakutkan lagi. Jadi lakukanlah sesuatu yang menakutkan setiap minggu. ;)

Inspirasi dari Adam Khoo
lanjut baca "Meningkatkan Diri Dengan Keluar Dari "Comfort Zone""